Jumat, 20 November 2015

Semua Untuk Ibu

Disetiap hembus nafasku
Ada untaian namamu bu
Disetiap bulir air mataku
Adalah do'aku untukmu ibu
                            Di balik senyumanku
                            Tersimpan rindu yang mendalam
                            Di balik tangisanku ibu
                            Tersimpan misteri
                            Yang tak dapat aku ungkapkan
Semuanya hanya untukmu ibu
Semyumku tangisku
Rinduku sayangku
Cinta dan kasihku


                                   
                             By : Oktaviani Vika As riska

Kamis, 29 Oktober 2015

Ibu

Ibu kau adalah pahlawanku
Kau adalah surgaku
Kau adalah cintaku
Kau adalah belahan jiwaku
                   Sinar matamu
                   Membuatku selalu ingin melihatmu
                   Peluk kasihmu
                   Membuatku selalu ingin berada di dekatmu
Ibu aku sangat merindukanmu
Aku ingin melihat sinar matamu
Aku rindu peluk kasihmu ibu

                                                                                                       by : oktaviani vika ariska

Minggu, 25 Oktober 2015



Nama         : Oktaviani Vika Ariska
Kelas          : 1D
NPM           : 15410151

Wayang Kampung Sebelah
Mawas Diri Menatar Berani

Didalangi oleh Ki Slideng Suparman dengan judul Mawas Diri Menatar Berani cerita diawali burung garuda yang terbang dan berputar-putar membuat pertunjukan lebih menarik dan Cadul yang mengaku seorang artis yang professional yang pada awal pertunjukan menari-nari. Desa Bangunjiwo yang ada kampanye pemilihan kepala desa. Pak Klungsur 49 putra Bangunjiwo yang mencalonkan diri sebagai kepala desa, mengkampanyekan untuk memajukan desa Bangunjiwo. Mbah Sidik yang akan menghitung hasil pemilihan tapi papan untuk menulis hilang, dan mbah Sidik memarahi Parjo dan Sodron, tapi Sodron salah paham dia mengira si Mbah menanyakan blabak untuk membuat peti mati. Sodron merasa di fitnah oleh si mbah dan Sodron menangis di depan Si mbah sidik karena sakit hati. Si Mbah menanyakan blabak lagi kepada Tro tapi menjawab bahwa dia tahu dimana blabak itu ia simpan. Lalu Tro menjawab “untuk apa Mbah blabak mbah?”. Si Mbah menjawab “untuk menghitung suara!”. Tro menjawab suara itu tidak dihitung tetapi direkam. Parjo datang dan member tahu si Mbah Sidik bahwa suara hasil pemilihan kepala desa sudah dihitung. Pemilihan kepala desa Bangujiwo dimenangkan oleh kelompok iwak koyor atas nama Bapak Somat. Ternyata Pak Somat menang karena pak Somat member uang kepada warga sebesar Rp 50.000 agar warga memilih Pak Somat. Ini pesan untuk warga jika ada pemilihan kepala desa atau pemilihan apapun jangan melihat dari uang yang diberikan tapi lihatlah dari kualitas dan integritasnya. Si Mbah dan timnya pun ternyata meminta bonus karena Pak Somat telah menang. Si Mbah Sidik pun diberi bonus sebesar Rp 30 juta untuk dibagi rata kepada timnya, tapi si Mbah Sidik korupsi bagian dari Parjo dan Sodron. Parjo dan Sodron hanya diberi Rp 300.000 saya.
Dunia bagaikan panggung sandiwara, lek mengeluh karena hidupnya melarat dari mulai ia lahir hingga saat ini. Pret pun datang dan menasihati lek karena lek binggung karena pemerintah mengatakan angka kemiskinan menurun tapi pada kenyataannya tidak. Pancasila sebagai dasar Negara atau pedoman untuk Negara. Yang harus dimengerti arti atau makna pancasila bukan rakyat yang harus dikejar-kejar tapi pemimpin. 1 juta jiwa tidak hafal pancasila tidak masalah tetapi jika seorang pemimpin tidak mengerti apa arti pancasila bansa dan Negara akan hancur. Oleh karena itu, dibulan bahasa ini kita merayakan bersama-sama dengan tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa jawa, dan bahasa inggris. Tetapi kita jugaharus tetap mencintai bahasa kita yaitu bahasa Indonesia, meskipun saat ini kita dalam era globalisasi. Oleh karena itu, UPGRIS dipercaya oleh pemerintah untuk menjadikan seorang pendidik yang berkarakter.
Mc pada acara tasyakura Pak Somat menjadi Kepala desa, mempersilahkan Bonkoramari-mari yang menyanyikan sebuah lagu dari Roma Irama yang berjudul Mencari Teman. Mc melanjutkan acara dengan mempersilahkan Syahmarni bernyanyi lagu yang berjudul Pusing Pala Barbie. Mc melanjutkan acara dengan memanggil artis luar negeri tapi pada kenyataannya Bobmarna itu adalah artis dari Purbalingga Banyuwang, menyanyikan sebuah lagu yang berjudul Sayidan. Mc dibuat kaget oleh pemain dram, mc melanjutkan acara untuk mempersingkat waktu dengan memanggil Minul Dara Tinggi yang menyanyikan sebuah lagu yang berjudul Liku-liku.
Jon tiba-tiba naik panggung dan marah-marah karena tidak terima jika Pak Somat menjadi kepala desa. Karena Pak Somat melakukan konspirasi politik. Jon meminta untuk pemilihan kepala desa ulang. Tetapi ada orang yang meminta Jon turun dari panggung karena ingin pertunjukan dangtu itu dilanjutkan tetapi Jon tidak mau dan akhirnya mereka bertengkar. Lek datang kerumah Pak Somat karena ada tawuran masa, dan Lek bertanya pada Pak Polisi mengapa pihak Polisi tidak menghentikan tawuran masa. Karena polisi di sini serba salah, lek juga bertanya kepada Parjo yang tidak juga menghentikan tawuran masa tersebut, padahal Parjo adalah seorang aparat keamanan. Karena aparat keamanan tidak mendapat mandat dari kepolisian. Jon datang untuk menengahi lek dan Pak Somat, Jon berkata-kata dengan kata yang nasionalisme.Pertunjiukan diakhiri dengan kata-kata Indonesia harus mawas diri karena kalau tidak mawas diri Indonesia akan hancur. Amanat dari pertunjukan wayang kampung sebelah ini adalah memberi pembelajaran kepada kita tentang bagaiman cara berpolitik yang baik dan bagaimana untuk memajukan bangsa Indonesia dengan baik.