Minggu, 25 Desember 2016

Dunia Pertelevisian Yang Semakin Berantakan

Oleh: Oktaviani Vika Ariska/15410151/3D


Saya Oktaviani Vika Ariska Setuju dengan tulisan Tri Pujiati yang berjudul Ibu, Televisi dan Generasi Internet. Memang benar yang dikatakan Tri Pujiati bawasannya televise saat ini kebanyakan menyiarkan hal-hal yang tidak mendidik bahkan banyak stasiun televise yang mempertontonkan sesuatu yang tidak senonoh dan tontonan tersebut ditayangkan pada siang hari pada saat anak-anak sedang menonton televise. Memamng benar stasiun televise saat ini memang hanya menginginkan keuntungan saja. Banyak stasiun televise tidak memperhatikan pendidikan anak dan perkembangan anak Indonesia sangat penting untuk membentuk Generasi Penerus bangsa. Lalu, jika tontonan yang dipertontonkan hal yang tidak mendidik untuk anak-anak saat ini. Peran seorang ibulah yang harus membimbing anak-anaknya untuk menonton televise yang memberikan edukasi, seperti Laptop si Unyil itu adala tontonan yang mendidik anak-anak selain belajar dalam Laptop si Uyil juga bermain . Jadi, tidak melulu belajar tapi televise yang mengedukasi seperti itu sudah semakin jarang bahkan sudah hamper punah. Memang peran ibu saat ini sangat penting, tugas ibu saat ini lebih berat dari ibu-ibu pada jaman dahulu pada saat dunia pertelevisian seperti ini. Mengapa televise menjadi pengaruh terbesar bagi pendidikan anak-anak pada saat ini? Itu karena hampir semua masyarakat Indonesia menonton televisi. Tugas pemerintah untuk membenahi tontonan televisi, perteleviasian Indonesia harus diperbanyak tontonan yang mengedukasi anak-anak bukan yang menghancurkan moral anak-anak Indonesia. Bukan hanya televise yang perpengaruh besar pada moral anak Indonesia tetapi juga internet. Mengingat penguna internet terbesar kedua setelah televisi internet juga mempunyai pengaruh besar bagi anak-anak Indonesia. Tetapi banyak yang menyalahgunakan internet, banyak kasus yang terjadi melalui internet. Entah itu kriminak maupun penipuan dan penurunan moral anak-anak bangsa. Pengunggahan video-video yang tidak senonoh dan telah ditonton oleh anak-anak belum cukup umur untuk melihat hal tersebut. Hal semacam itulah yang membuat mental atau moral anak-anak menjadi buruk. Bukan hanya video-video tidak senonoh saja tetapi film atau video yang ada di televisi maupun yang ada di internet tetapi juga tindak kekerasan yang ditirukan oleh anak-anak itula yang semakin memperburuk keadaan moral anak-anak Indonesia memburuk. Lagi-lagi peran ibu sangat penting dalam mengawasi anak-anak dalam menggunakan internet. Jangan sampai anak-anak salah menggunakan internet yang pada dasarnya mempunyai manfaat yang positif tidak hanya negatif. Namun saat ini lebih banyak negatifnya dari pada positifnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar