Dunia
Pertelevisian Yang Semakin Berantakan
Oleh: Oktaviani
Vika Ariska/15410151/3D
Saya Oktaviani Vika Ariska Setuju dengan tulisan Tri
Pujiati yang berjudul Ibu, Televisi dan Generasi Internet. Memang benar yang
dikatakan Tri Pujiati bawasannya televise saat ini kebanyakan menyiarkan
hal-hal yang tidak mendidik bahkan banyak stasiun televise yang mempertontonkan
sesuatu yang tidak senonoh dan tontonan tersebut ditayangkan pada siang hari
pada saat anak-anak sedang menonton televise. Memamng benar stasiun televise
saat ini memang hanya menginginkan keuntungan saja. Banyak stasiun televise
tidak memperhatikan pendidikan anak dan perkembangan anak Indonesia sangat
penting untuk membentuk Generasi Penerus bangsa. Lalu, jika tontonan yang
dipertontonkan hal yang tidak mendidik untuk anak-anak saat ini. Peran seorang
ibulah yang harus membimbing anak-anaknya untuk menonton televise yang
memberikan edukasi, seperti Laptop si Unyil itu adala tontonan yang mendidik
anak-anak selain belajar dalam Laptop si Uyil juga bermain . Jadi, tidak melulu
belajar tapi televise yang mengedukasi seperti itu sudah semakin jarang bahkan
sudah hamper punah. Memang peran ibu saat ini sangat penting, tugas ibu saat
ini lebih berat dari ibu-ibu pada jaman dahulu pada saat dunia pertelevisian
seperti ini. Mengapa televise menjadi pengaruh terbesar bagi pendidikan
anak-anak pada saat ini? Itu karena hampir semua masyarakat Indonesia menonton
televisi. Tugas pemerintah untuk membenahi tontonan televisi, perteleviasian
Indonesia harus diperbanyak tontonan yang mengedukasi anak-anak bukan yang
menghancurkan moral anak-anak Indonesia. Bukan hanya televise yang perpengaruh
besar pada moral anak Indonesia tetapi juga internet. Mengingat penguna
internet terbesar kedua setelah televisi internet juga mempunyai pengaruh besar
bagi anak-anak Indonesia. Tetapi banyak yang menyalahgunakan internet, banyak
kasus yang terjadi melalui internet. Entah itu kriminak maupun penipuan dan
penurunan moral anak-anak bangsa. Pengunggahan video-video yang tidak senonoh
dan telah ditonton oleh anak-anak belum cukup umur untuk melihat hal tersebut.
Hal semacam itulah yang membuat mental atau moral anak-anak menjadi buruk.
Bukan hanya video-video tidak senonoh saja tetapi film atau video yang ada di
televisi maupun yang ada di internet tetapi juga tindak kekerasan yang
ditirukan oleh anak-anak itula yang semakin memperburuk keadaan moral anak-anak
Indonesia memburuk. Lagi-lagi peran ibu sangat penting dalam mengawasi
anak-anak dalam menggunakan internet. Jangan sampai anak-anak salah menggunakan
internet yang pada dasarnya mempunyai manfaat yang positif tidak hanya negatif.
Namun saat ini lebih banyak negatifnya dari pada positifnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar